Pada tanggal yang sama, Belahan Bumi Utara dan Selatan dapat berada dalam musim yang berlawanan. Penyebab utamanya adalah sumbu Bumi yang miring sekitar 23,4 derajat terhadap bidang orbitnya. Saat Bumi mengitari Matahari, arah sumbunya relatif tetap; akibatnya, satu belahan lebih menghadap Matahari sementara belahan lainnya menerima paparan yang berbeda. [1]
Kemiringan sumbu membuat paparan bergantian
Sekitar 20 Maret hingga 22 September, Belahan Bumi Utara mengarah ke Matahari, dengan paparan maksimum sekitar 21 Juni. Pada kira-kira setengah tahun berikutnya, Belahan Bumi Selatan yang mengarah ke Matahari, dengan maksimum sekitar 21 Desember. Pergantian arah paparan ini membuat pola musim kedua belahan saling berlawanan. [1]
Sudut sinar dan lama siang ikut berubah
Ketika suatu belahan lebih menghadap Matahari, Matahari tampak lebih tinggi di langit pada bulan-bulan musim panas dan penyinaran surya meningkat. Kemiringan sumbu juga berkaitan dengan perubahan lama siang: belahan yang mengarah ke Matahari cenderung mengalami siang lebih panjang, sedangkan saat arahnya berbalik, siang cenderung lebih pendek. Banyaknya waktu cahaya Matahari di suatu wilayah memang termasuk salah satu unsur yang digunakan untuk mengenali musim. [1]
Karena itu, perbedaan musim tidak hanya soal seberapa langsung sinar Matahari jatuh ke suatu wilayah. Berapa lama wilayah tersebut menerima cahaya juga menjadi bagian dari pola tahunan yang bergeser ketika Bumi bergerak mengitari Matahari. [1]
Puncak paparan tidak selalu sama dengan puncak panas
Paparan Matahari maksimum bukan berarti bulan terpanas langsung jatuh pada tanggal yang sama. Di Belahan Bumi Utara, bulan-bulan terpanas umumnya Juni, Juli, dan Agustus; di Belahan Bumi Selatan, Desember, Januari, dan Februari. Sumber menyebut jeda antara pola paparan dan bulan terpanas ini sebagai jeda musiman. [1]
Nama musim bergantung pada wilayah
Pola berlawanan itu tidak berarti semua tempat memakai pembagian musim yang sama. Di wilayah beriklim sedang, empat musimβsemi, panas, gugur, dan dinginβumum digunakan. Banyak wilayah tropis lebih sering membedakan musim hujan dan musim kemarau, sementara sebagian memiliki musim tambahan. Pembagian musim juga dapat mengikuti kebiasaan budaya atau peristiwa ekologis, bukan hanya tanggal kalender. [1]
Jadi, tanggal yang sama dapat bertepatan dengan musim berbeda karena kedua belahan Bumi bergantian menghadap Matahari selama orbit tahunan. Kemiringan sumbu memengaruhi pola penyinaran, termasuk lama siang, sementara nama dan batas musim tetap bergantung pada wilayah. [1]
Sumber
- [1] Wikipedia bahasa Indonesia β Musim. https://id.wikipedia.org/w/index.php?oldid=29907175&title=Musim (diakses 2026-10-02).
